Cerita Silat : Sabuk Kencana 4

Diposting oleh eysa cerita silat chin yung khu lung on Jumat, 23 September 2011

Blumm Blumm ditengah ledakan dahsyat pasir dan debu
beterbangan ke mana2, pohon serta ranting kayu seluruh
tombak diluar garis pertarungan sama2 patah dan roboh
keatas tanah.
Tubuh Gong Yu tergoncang beberapa saat kemudianjadi
tenang kembali, sebaliknya Yoe leng sin Keeo merasakah
jantungnya berdebar keras, darah panas bergolak kencang,
hampir2 saja badannya meleset keluar dari garis lingkaran-
semua jago yang menonton jalannya pertempuran ini jadi
ikut tegang, keringat dingin tanpa sadar mengucur keluar
membasahi tubuh mereka.
Gong Yu bersuit nyaring, hawa sakti Ta siy Hian Thian
sinkang segera dihimpun kedalam lengannya, secara berantai
dia kirim beberapa pukulan mematikan, serangan demi
serangan dilancarkan dengan dahsyat.
Yoe Leng sin Koen tersirap darah panasnya, sekalipun dia
sudah kerahkan tenaga lweekangnya hingga mencapai dua Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

belas bagian namun semakin berlangsung kebelakang, dia
semakin tak kuasa mempertahankan diri.
Terasalah tenaga tekanan lawan begitu ampuh dan
kuatnya, gulungan angin taupan yang melanda tiba membuat
hati orang jadi bergidik dan terkesiap set iap hantaman yang
menggulung t iba menggetarkan badannya sehingga kuda2nya
jadi tergempur, badannya semakin sempoyongan bagaikan
pohon Liuw yang terhembus angin kencang..
Sebaliknya Gong Yu si pendekar tampan berbaju hijau
sendiri tetap tegak bagaikan batu karang, sepasang kakinya
se-olah2 terpantek diatas permukaan tanah sedikitpun tidak
goyah, hawa murni menyelimuti sekujur badan membuat
pakaian yang dia kenakan pada menggembung besar, mantap
dan kekar laksana gunung Thay-san, angker dan berwibawa
bagaikan malaikat langit yang turun dari kahyangan-
Menyaksikan keangkeran serta kegagahan lawan baik Jiak
Kioe Kiam Khek sibola daging dari laut Tang Hay maupun
segenap anggota perkumpulan Yoe Leng Kauw, diam2 merasa
terperanjat dan pecah nyali.
Sebaliknya Hian Cing Tootiang itu ciang-bunjien dari partai
Bu-tong serta anak muridnya jadi gembira dan kegirangan
setengah mati.
Lie Wan Hiang sendiri diam2 merasa kagum dan senang
melihat kegagahan calon suaminya yang luar biasa ini.
Dalam waktu yang amat singkat itulah tiba2 sepasang
telapak Gong Yu ditarik kearah belakang. bersama dengan
daya hisapnya itu tanpa, bisa dikuasai lagi badan Yoe Leng sin
Koen mencelat keluar dari garis lingkaran-
Tempik sorak yang gegap gempita seketika meledak diluar
kalangan, begitu keras, suara tepuk tangan dan teriakan
memuji itu sampai membuat Yoe Leng sin Koen terkejut dan
mendusin dari rasa cengangnya, sekarang dia baru merasa
bahwa tubuhnya sudah terlempar keluar dari garis lingkaran- Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Buru2 telapaknya dihantamkan keatas permukaan dengan
sekuat tenaga, badannya seketika membumbung tinggi
keangkasa, dengan gerakan inilah dia berhasil melepaskan diri
dari pengaruh daya hisap tenaga sinkang dari Gong Yu.
Kendati begitu, hatinya terkesiap juga sehingga sekujur
badannya merinding dan bulu kuduk pada bangun berdiri.
Terpaksa dia harus mengaku kalah didalam pertandingan
babak yang kedua ini.
Dengan kemenangan dari Gong Yu dalam pertandingan
barusan maka berarti keadaan jadi seimbang yaitu sekali
menang dan sekali kalah babak penentuanpun bakal
tergantung dalam pertandingan babak terakhir.
Yoe Leng sin Koen- ci Tiong Kian tertawa seram, sreeet....
dari sarungnya dia cabut keluar sebilah pedang mustika yang
memancarkan cahaya ke-perak2an, begitu tajam cahayanya
sampai sinar rembulan pun lenyap tak tertampak.
Dia tahu bahwa pedang pendeknya ini merupakan sebilah
pedang mustika, bukan saja tajamnya luar biasa, asal gagang
pedangnya di tekan maka dari tubuh pedang itu segera akan
menyembul keluar cairan obat beracun yang amat ganas,
barang siapa yang terkena semprotan cairan beracun itu,
kendati memiliki tenaga lwekang yang amat lihaypun percuma
saja.
Wajahnya pada saat ini sudah berubah jadi hitam pekat.
otot2nya menonjol keluar semakin nyata, naps u membunuh
memancar keluar dari balik matanya yang buas, hal ini
menandakan bukan saja dia telah mengambil keputusan untuk
menangkan pertandingan yang terakhir, disamping itu dia pun
sudah membuat langkah perhitungan seandainya dia
menderita kekalahan nanti.
Dalampada itu sipendekar tampan berbaju hijau telah
mengambil keluar sebuah ikat pinggang kumala yang
berwarna hijau dan panjangnya mencapai empat depa. Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Begitu senjata itu dicabut keluar, cahaya tajam yang amat
menusuk pandangan segera memenuhi angkasa...
Tak usah dikatakan lagi, ikat pinggang tersebut sudah pasti
adalah sebuah benda mustika, tak kuasa Yoe Leng sin Koen
mengerutkan dahinya dalam2. sedangkan para jago yang
menonton jalannya pertarungan itu merasa hatinya jadi
tegang.
Jiak Keei Kiam Khek pernah merasakan kerugian yang
sangat besar di tangan pendekar tampan berbaju hijau ini,
dengan sendirinya dia tahu akan kelihayan orang, sambil
gelengkan kepalanya yang botak dalam hati dia menghela
napas tiada hentinya. Jarum " N go Ing Loei ciam" segera
diayunkan
JILID 16 HAL. 54 S/D 55 HILANG
diikuti menggunakan jurus "Hoen piauw pok-Biauw" atau
Sukma melayang. Nyawa meraba yang dia tangkis serangan
lawan kemudian loncat mundur delapan depa kebelakung.
Pedangnya bergetar kencang, dari ujung pedang meluncur
keluar sekuntum bunga pedang yang amat besar, dengan
jurus "Lee Keei-Tan Hoe" atau setan ganas mengisi perut
berbarengan dengan gerakan gedangnya dia ikut merangsek
kemuka.
Gong Yu sama sekali tak berkutik sama sekali dari
tempatnya semula, menggunakan jurus "Lee-sanTay HHoo"
atau Membongkar gunung membendung sungai, dengan suatu
gerakan yang sangat sederhana dia berhasil memunahkan
serangan lawan, diikuti dengan memakai jurus "Cian-Liongjut-
Hay" atau Naga selam muncul disamudra, laksana ular ganas
ikut pinggangnya kembali menggulung tubuh lawannya.
Dengan gusar Yoe Leng sin Koen meraung keras, badannya
mencelat dua tombak ke angkasa, sepasang kakinya menjejak
lurus dengan mengubah kakinya diatas dan kepala di bawah,
pedangnya bergetar kencang menciptakun sebuah lingkaran Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bianglala perak kemudian langsung menusuk batok Kepala
Gong Yu dengan kecepatan bagaikan hembusan angin-
Jurus serangan "Hoen Yoe Tay si" atau sukma
gentayangan, didunia ini benar2 tak boleh dipandang ringan.
Hian cing Tootiang dari Bu-tong Pay pun merupakan
seorang ahli pedang, setelah menyaksikan kehebatan serta
kelihayan dari jurus serangan yang digunakan Yoe Leng sin
Koen, diam2 ia merasa sayang dan kecewa, pikirnya dalam
hati.
"sayang manusia ini berwatak ganas -keji dan suka
membuat keberingasan bagi umat dunia, bilamana suatu hari
wataknya bisa dirubah dan dia mau bertobat serta kembali
kejalan yang benar, tidak sulit baginya untuk menjadikan
dirinya sebagai seorang maha guru dalam ilmu pedang."
sementara itu tatkala Gong Yu menyaksikan pedang Yoe
Leng sin Koen menerobos ke bawah sambil mengirim satu
tusukan maut dengan sebat dia mengegos kesamping
lengannya menekan kebawah dan segera menyentak ikat
pinggangnya ke atas.
sreeet....disertai hawa serangan yang maha dahsyat. ikat
pinggangnya meluncur ke angkasa dengan jurus "Tiong Hong-
KeunJiet" atau Bianglala panjang menutupi sang surya, salah
satu jurus ampuh dari "Giok-Tay-sip-sie" atau sepuluh jurus
ilmu ikat pinggang sakti.
Ujung ikat pinggang berkelebat menembusi hawa pedang
yang memancar keluar dari senjata lawan, diiringi desiran
angin tajam langsung menotok jalan darah Hian Kie hiat
didada musuh.
Terlihatlah sebentar lagi jalan darah itu bakal tertotok
disaat yang terakhir itulah mendadak dia putar badannya
laksana kilat, dengan kain mantel hitamnya yang kebal
terhadap segala bacokan senjata dia bendung datangnya Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

ancaman tersebut. "Dukk." Ujung ikat pinggang dengan telak
menghajar diatas kain mantel Cl Tiong Kian-
Kalau dibicarakan menurut peraturan pertandingan pi-bu,
maka ketua dari perkumpulan Yoe Leng Kau ini harus
mengaku kalah, tapi Yoe-Leng-sin-Kee sebagai keluarga dari
seorang2 jay-Hoa-Cat sipenjahat pemetik bunga tentu saja
tidak sudi berbuat demikian, dengan muka tebal dan tidak
tahu malu dia teruskan serangannya mengancam bagian2
tubuh lawan yang penting.
cing Yang Tootiang sebagai saksi segera memprotes dan
menjatuhkan vonis kalah bagi Ci Tong Kian, namun Jiak Kioe
Kiam Khek ngotot menolak keputusan tersebut.
sementara kedua orang saksi itu sedang ribut dengan
sendrinya, suasana ditengah kalanganpun kembali terjadi
perubahan-
Kiranya sejak gebrakan yang pertama tadi Yoe-Leng sin
Koen selalu berada dalam posisi yang terdesak dan terancam
bahaya, selama ini dia tak sanggup melancarkan serangan
balasan-
sekalipun semua jurus serangan pedang yang termuat
dalam kitab pusaka Yoe Leng Pit-Kip telah digunakan semua,
namun keadaan pihak lawan masih tetap tenang seperti sedia
kala.
Dalam keadaan demikian dia berpikir, seandainya tidak
melancarkan serangan maut dengan menggunakan
kesempatan ini maka akibat dari pertandingan ini tentu akan
merugikan dirinya sendiri
setelah berpikir demikian, maka semua rasa jeri atau takut
seketika lenyap dari benaknya.
Cuma saja, untuk melaksanakan rencana kejinya itu dia
membutuhkan suatu jarak tertentu yang menguntungkan,
maka dari itu sebelum jarak yang dibutuhkan terpenuhi, Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sambi l tertawa seram dia lari hilir mudik tiada hentinya
diseluruh kalangan-
Menyaksikan tingkah laku lawannya yang aneh ini timbul
perasaan was- was dalam hati kecil pemuda kita, pikirnya:
"sungguh aneh tingkah laku orang ini, apakah dia hendak
memperlihatkan permainan setan?"
Karena berpikir demikian, sekalipun dia mengejar terus dari
belakang namun dengan teliti dan seksama diperhatikannya
terus setiap tingkah laku musuhnya.
Pada saat itulah mendadak Yoe Leng sin-Keen tertawa
seram, tubuhnya laksana kilat berputar kebelakang,
pedangnya diangkat sejajar dengan dada, kemudian dengan
Jurus Jie seng Keng Poen- atau Manusia dan Malaikat gusar
bersama . , , terdengar "Kletuk" dari tubuh pedang pendeknya
tahu2 memancar keluar cairan beracun yang jangat deras.
Melihat gerak gerik musuhnya sangat aneh, Gong Yu
segera mengetahui bahwa pihak lawannya mau main gila
dengan pedangnya itu segera dia unjukkan reaksi yang tak
kalah cepatnya
Ikat pinggang kumalanya sepanjang empat depa dengan
memainkan jurus "Lok Im Hong Hong" atau Mega Rontok
Tersapu Puyuh segera membendung depan tubuhnya,
berbarengan pula tenaga sakti Tay si Hian Thia sin kang
disalurkan melindungi sekujur badannya.
Dengan tindakan tersebut, bukan saja air beracun yang
memancar datang kearahnya tidak sanggup mendekati
tubuhnya, bahkan bagaikan terhadang oleh sebuah dinding
besi yang tebal dan kuat cairan racun tadi segara rontok
ketanah dan membakar benda yang ada diatas tanah.
Lie Wan Hiang menjerit kaget setelah menyaksikan
kejadian ini, demikian pula halnya dengan para toosu dari Bu Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

tong Pay mereka sama2 berdiri tertegun dengan mata
terbelalak lebar.
semua perist iwa itu hanya berlangsung dalam waktu yang
amat singkat.
Tatkala dilihatnya pihak lawan memperlakukan dirinya
dengan t indakan yang begitu kejam, telengas, rendah dan tak
tahu malu, seketika itu juga Gong Yu naik pitam, mendadak
pergelangan bajanya ditekan kebawah, dengan jurus "Keei
Hoe Mo" atau Menghantam setan menundukkan iblis ia
ciptakan senjata nya jadi beribu2 bayangan hijau dan
mengurung seluruh tubuh lawannya.
Yoe Leng sin Koen terperanjat, buru2 pedangnya berputar
dengan memakai jurus "ok Lee Tiauwseng" atau setan ganas
melarikan diri, meminjam perlindungan cahaya pedang nya
dan dia berusaha meloloskan diri dari tempat itu.
siapa sangka Gong Yu sudah terlanjur gusar, bisa
dibayangkan betapa dahsyatnya serangan tersebut... Krraak
diiringi suara yang amat nyaring, jari tengah serta jari telunjuk
tangan kiri Yoe Leng sin Koen segera tersambar hingga patah
jadi dua bagian-
Ci Tiong Kian menjerit kesakitan, badannya dengan cepat
meloncat ketengah udara, teriak nya dengan penuh
kebencian-
"Gong Yu bangsat keparat, nantikanlah saat pembalasanku
atas-dendam putusnya jari tanganku ini sedangkan mengenai
anak buah perkumpulanku, seperti yang telah dijanjikan tadi,
aku tak akan mengingkarinya..."
Ucapan yang terakhir kudengar- amat lirih dan kecil, jelas
ketua dari perkumpulan Yoe Leng Kauw itu sudah jauh
meninggalkan gunung Bu-tong san-
Dengan larinya sang pemimpin, para anggota perkumpulan
Yoe Leng Kauw termasuk Jiak- Kioe Kiam Khek serta si nenek Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bongkok sekalian jadi lemas lunglai, mereka putus asa dan
sama2 berdiri murung.
"Engkoh Yu urusan tidak sedemikian gampangnya" kata Lie
Wan Hiang dengan alis berkerut. "Gembong2 iblis itu
semuanya merupakan manusia keji yang buas dan berhati
ganas, bilamana kita tidak membasminya malam ini juga,
kelak pasti akan meninggalkan bibit bencana buat dikemudian
hari".
Gong Yu tahu bahwa adik seperguruannya Lie Wan Hiang
amat membenci manusia2 itu, tetapi setelah ia mengutarakan
sendiri janjinya untuk memberi kesempatan bagi mereka agar
bisa bertobat, mana boleh mengingkari janji ??
"Adik Wan " katanya kemudian dengan wajah serius.
"Biarkanlah mereka pergi dari sini".
Dalam pada itu Piauw Biauw Hujien dengan membawa
anak buahnya yang terdiri diri tiga "Hong-Hoen" lima "Lee-
pok" serta tujuh belas " Yoe- Leng" dengan hati lesu dan
badan lemas melarikan diri ter-birit2 meninggalkan gunung Bu
tong san-
Hian cing Too tiang yang mengetahui akan kejujuran Gong
Yu serta wataknya yang terlalu pegang janji, sudah tentu tidak
memerintahkan anak buahnya untuk menghalangi jalan pergi
iblis2 tersebut.
setelah Jiak-Kioe Kiam-Khek Kee Ek serta si nenek bongkok
Loo Peng sim berlalu pula dari situ, Hoo Thian Heng baru
mendekati sute serta sumoynya dan memperkenalkan mereka
dengan ci Yang cinjien, chin- Yang cinjin, Hian cing tootiang
sekalian.
Jilid 16 b
Anda sedang membaca artikel tentang Cerita Silat : Sabuk Kencana 4 dan anda bisa menemukan artikel Cerita Silat : Sabuk Kencana 4 ini dengan url http://cerita-eysa.blogspot.com/2011/09/cerita-silat-sabuk-kencana-4.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Cerita Silat : Sabuk Kencana 4 ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Cerita Silat : Sabuk Kencana 4 sumbernya.

Unknown ~ Cerita Silat Abg Dewasa

Cersil Or Post Cerita Silat : Sabuk Kencana 4 with url http://cerita-eysa.blogspot.com/2011/09/cerita-silat-sabuk-kencana-4.html. Thanks For All.
Cerita Silat Terbaik...